Rubrikmalut.com – Pengurus Cabang Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PC KB-PII) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) memastikan akan menggelar pelantikan pengurus dan dialog publik pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Aula Hotel Buana Lipu, Bacan. Agenda ini diproyeksikan sebagai momentum strategis kebangkitan peran alumni Pelajar Islam Indonesia (PII) dalam ruang sosial, keislaman, dan kebangsaan di daerah. Minggu 4/1/26.
KB PII merupakan wadah para alumni Pelajar Islam Indonesia (PII), organisasi pelajar Islam yang memiliki sejarah panjang dalam kontribusi intelektual dan spiritual bagi bangsa Indonesia.
Melalui jaringan alumni yang tersebar di berbagai bidang pendidikan, birokrasi, politik, sosial, dan keagamaan KB PII terus berupaya memperkuat peran strategisnya, termasuk dalam pengembangan amal usaha dan pengabdian masyarakat.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik tolak konsolidasi organisasi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan gerakan alumni PII secara nasional. Orientasi gerakan KB PII diarahkan pada pembangunan bangsa yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kemandirian, keadilan sosial, dan kebangsaan.
Ketua Panitia Pelantikan, Bahrudin Sajim, mengatakan seluruh persiapan kegiatan telah dimatangkan. Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum awal penguatan peran KB-PII di Halmahera Selatan.
“Pelantikan ini adalah titik awal. KB-PII harus tampil sebagai wadah alumni yang memberi kontribusi nyata bagi umat dan daerah, bukan hanya hadir dalam simbol,” ujar Bahrudin, yang akrab disapa Udi.
Ia menambahkan, pelantikan dan dialog publik tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Ketua Wilayah KB-PII Maluku Utara yang juga Wali Kota Ternate, M.Tauhid Soleman, beserta jajaran pengurus wilayah, serta berbagai organisasi kepemudaan dan elemen masyarakat. Kehadiran lintas unsur ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan jejaring kolaborasi.
Sementara itu, Ketua Formatur DPC KB-PII Halsel, Irwan Abubakar, menegaskan bahwa kepengurusan yang akan dilantik harus mampu menjawab tantangan zaman tanpa tercerabut dari nilai dasar perjuangan PII.
“KB-PII adalah organisasi kader. Ia harus solutif, kritis, dan konstruktif. Cita-cita besar PII adalah melahirkan insan ulul albab cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, dan bertanggung jawab secara sosial. Nilai itulah yang ingin kami hidupkan di KB-PII Halsel,” tegas Irwan
Menurut Irwan, di tengah kompleksitas persoalan daerah mulai dari pendidikan, moralitas generasi muda, hingga persoalan sosial-ekonomi KB-PII harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat sipil, dengan menawarkan gagasan, pendampingan, serta gerakan nyata berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.
Ia juga menegaskan bahwa pascapelantikan, DPC KB-PII Halsel akan memfokuskan program kerja dan penguatan kaderisasi alumni, sektor pendidikan, serta isu-isu sosial kemasyarakatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Halmahera Selatan.
Senada dengan itu, Sekretaris Panitia Pelantikan, Abdul Murad, berharap momentum pelantikan ini mampu memperkuat soliditas internal organisasi sekaligus memperluas peran KB-PII di tengah masyarakat.
“Kami ingin setelah pelantikan, pengurus langsung bekerja. KB-PII harus menjadi organisasi yang manfaatnya benar-benar dirasakan, khususnya oleh generasi muda dan umat,” ujar Abdul Murad.
Menurutnya, pelantikan ini juga menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi antaralumni PII lintas generasi, sekaligus meneguhkan posisi KB-PII sebagai organisasi intelektual, sosial, dan keumatan yang responsif terhadap dinamika lokal dan nasional.
(Red:Rubrikmalut.com)










