Rubrikmalut.com – Aksi protes yang digelar Koalisi bersama Masyarakat Lingkar Tambang Obi di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, terus berlanjut. Hingga kini warga masih bertahan melakukan aksi sekaligus pemalangan akses perusahaan di wilayah yang diklaim milik salah satu warga Desa Soligi Alimusu La Damili. yang diduga terjadi penyerobotan lahan oleh PT Trimegah Bangun Persada (TBP), bagian dari Harita Group. Kamis 16/4/2026.
Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang melibatkan ratusan warga Desa Soligi. Massa menuntut kejelasan serta pembayaran ganti rugi atas lahan perkebunan seluas kurang lebih 6,5 hektar yang disebut telah digusur tanpa penyelesaian yang adil.

Pemalangan Akses sebagai Bentuk Tekanan
Dalam aksi lanjutan tersebut, warga melakukan pemalangan akses perusahaan di titik yang dianggap sebagai area sengketa. Langkah ini disebut sebagai bentuk tekanan agar pihak perusahaan segera merespons tuntutan masyarakat.
Koalisi menyatakan, tindakan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk perlawanan atas dugaan pengabaian hak-hak masyarakat lokal, khususnya terkait kepemilikan lahan yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga.
Tuntutan Ganti Rugi dan Keadilan
Warga menegaskan bahwa lahan yang disengketakan merupakan kebun produktif yang di dalamnya terdapat ratusan pohon cengkeh. Kehilangan lahan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap ekonomi keluarga.
“Ini bukan sekadar tanah, tetapi sumber hidup kami. Kami minta keadilan,” menjadi salah satu suara yang mengemuka dalam aksi tersebut.
Peringatan Keras untuk Perusahaan
Koalisi menilai aksi demonstrasi ini sebagai peringatan keras bagi perusahaan agar tidak mengabaikan hak-hak masyarakat. Mereka mendesak adanya penyelesaian yang transparan, adil, dan melibatkan semua pihak terkait.
Warga juga menyampaikan bahwa jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi, maka aksi serupa akan kembali digelar dengan jumlah massa yang lebih besar dalam waktu dekat.
Harapan Penyelesaian Konflik
Masyarakat berharap pemerintah daerah, DPRD Halmahera Selatan, serta aparat penegak hukum dapat segera turun tangan untuk memfasilitasi penyelesaian konflik secara adil dan terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait tuntutan yang disampaikan oleh warga Desa Soligi.
Hak Jawab: Pihak perusahaan dan pihak terkait lainnya diberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi atau tanggapan resmi atas pemberitaan ini (Red)










