Rubrikmalut.com – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC-HIPMI) Kabupaten Halmahera Selatan resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Imran Guricci sebagai calon ketua BPD HIPMI Maluku Utara. Sabtu 16/5/2026
Dukungan tersebut, dilakukan dalam sesi kegiatan Gekrafs Coffe Talks di Andai Caffe, Desa Tomori, kecamatan Bacan.
Ibnu M. Soleman, selaku ketua BPC HIPMI Halmahera Selatan dalam keterangannya mengungkapkan terdapat beberapa pertimbangan matang dibalik pengusulan Imran Guricci sebagai calon ketua BPD HIPMI Maluku Utara.
Sebagai organisasi profesi HIPMI membutuhkan sosok pemimpin yang benar-benar matang dan mandiri
“Beliau merupakan figur bisnis yang kompeten untuk bertarung di skala daerah maupun nasional. Selain sebagai seorang akademisi, beliau juga merupakan putra daerah asli halmahera selatan,” ujar Ibnu M. Soleman
Atas dasar beberapa kriteria ini, saya beserta jajaran pengurus HIPMI Halmahera selatan bersepakat bahwa Imran Guricci adalah sosok yang paling layak memimpin organisasi di tingkat provinsi.
“Dukungan terhadap beliau adalah keputusan resmi organisasi. Saya sebagai ketua menjalankan amanah keputusan tersebut, dan kami adalah BPC pertama yang menyatakan sikap dukungan bagi beliau untuk maju bertarung,” tegas Ibnu
Dukungan terhadap Imran Guricci ini kami persiapkan menjelang Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Terpisah, ketika diwawancarai Imran Guricci mengatakan bahwa dirinya masih melakukan upaya konsolidasi dukungan dari BPC HIPMI kabupaten-kota lain guna memenuhi syarat pencalonan ketua HIPMI Maluku Utara.
“Saat ini dukungan pertama dari BPC Hipmi Halmahera selatan, kami masih melakukan Roadshow dan berharap ini menjadi starting poin untuk HIMPI Maluku Utara lebih baik kedepan,” ujar Imran Guricci
Ia menjelaskan saat ini ada ruang untuk pencalonan maka sudah seharusnya disiapkan segala persyaratan untuk maju di Musdalub.
Imran juga berharap Musdalub HIPMI Maluku Utara kali ini dapat berjalan dengan baik, secara terbuka, demokratis serta kondusif sehingga tidak mengulang konflik internal yang sempat terjadi pada Musda sebelumnya. (Red)










